Warning: Illegal string offset 'id' in /home/meunikit/public_html/dinaremas.net/wp-content/themes/academica/single.php on line 4

Warning: Illegal string offset 'id' in /home/meunikit/public_html/dinaremas.net/wp-content/themes/academica/single.php on line 4

Warning: Illegal string offset 'id' in /home/meunikit/public_html/dinaremas.net/wp-content/themes/academica/single.php on line 4
Harga Emas Kembali Ukir Rekor Tertinggi Gara-gara Vietnam

Home » Berita » Harga Emas Kembali Ukir Rekor Tertinggi Gara-gara Vietnam

 
 

Harga Emas Kembali Ukir Rekor Tertinggi Gara-gara Vietnam

 

ARSIP

  • 2013 (5)
  • 2012 (6)
  • 2011 (35)
  • 2010 (36)
  • 2009 (37)

Singapura – Harga emas kembali mengukir rekor tertingginya akibat melemahya dolar AS dan setelah Vietnam memperbolehkan impor emas jika harga terus melambung. Pada perdagangan Kamis (7/10/2010), harga emas di pasar spot melonjak tajam ke level US$ 1.355,55 per ounce, sebelum akhirnya surut ke level US$ 1.354,45 per ounce. Harga emas berjangka untuk pengiriman Desember juga menembus rekor tertingginya di US$ 1.356 per ounce, sebelum akhirnya melorot ke US$ 1.355,7 per ounce. Bank Sentral Vietnam mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk memberikan izin impor emas jika harga di pasara domestik naik tinggi tanpa alasan. “Orang-orang akan fokus pada fakta bahwa pasar fisik Asia akan ketat. Terakhir kali Vietnam membuka pintu untuk impor emas, harga emas langsung naik US$ 20. Dalam hitungan persentase, angka itu bisa diartikan US$ 30 hari ini,” ujar seorang pialang yang berbasis di Singapura seperti dikutip dari Reuters. “Orang telah menghabiskan 24 jam terakhir untuk profit taking. Kami melihat banyak profit taking pada emas dan perak kemarin dan pagi ini pada US$ 1.340 per ounce. Orang-orang berniat membeli pada harga rendah di US$ 1.320. Jika kita secara pantas memperdagangkan hingga level US$ 1.355, mereka mungkin harus menangkapnya,” urainya. Menurut analis pasar Reuters, Wang Tao, Kuatnya momentum terus mendorong kenaikan harga emas dan target harga US$ 1.365 per ounce diharapkan bisa tercapai pada 24 jam ke depan. Pelemahan dolar AS memberikan faktor terbesar bagi kenaikan harga emas hingga 8% dalam sebulan terakhir. Hal itu terjadi seiring ketidakpastian ekonomi dan spekulasi seputar pelonggaran kebijakan moneter oleh sejumlah bank sentral sehingga mendorong investor berburu emas sebagai alternatif investasi. Target-target harga emas baru terus diperbaiki. Jika semula harga emas hanya ditargetkan menembus US$ 1.300 per ounce pada tahun ini, maka target itu kini sudah direvisi. “Hingga akhir tahun, sepertinya US$ 1.400 tidak akan menjadi target yang sulit,” ujar Dick Poon, manager logam berharga Heraeus di Hong Kong. “Namun ada resisten di level US$ 1.350 dan mungkin ada konsolidasi sehingga membuat harga emas turun US$ 20-30. Namun saya tetap ‘bullish’,” imbuhnya. (qom/qom)

sumber ; detik.com

Tags:

 

No comments

Be the first one to leave a comment.

Post a Comment


 

Harga Dinar Emas